Beberapa hari yang lalu saya melintasi salah satu jalan protokol di bilangan Jakarta Pusat, yang di antara kedua ruas jalan tersebut, ada sebuah taman dengan sebuah patung Jenderal Sudirman berdiri tegak, menghormat ke arah depan. Lantas, saya teringat sebuah scene dalam film Nagabonar Jadi 2, di mana si Nagabonar menyuruh patung Jend. Sudirman itu untuk menurunkan tangannya, sambil berkata, “Turunkan tanganmu, Jenderal! Mengapa kau menghormat terus?! Apa karena mereka semua itu menggunakan roda 4 ?! Bah! Tidak semua dari mereka pantas kau hormati!” Scene itu membuat siapa saja yang menonton bergetar. Betapa sosok seorang Nagabonar memberi contoh penghargaan yang luar biasa kepada seorang pahlawan. Moreover, satu bagian kalimat yang diucapin Nagabonar tersebut mengandung makna lebih dalam. “Tidak semua dari mereka pantas kau hormati.” Baca Lebih Lanjut »
Arsip Gue
-
Cuap-cuap Gue
-
Opini Orang
penembusbatas di This is Our Fate, I’m… Desy di This is Our Fate, I’m… Charles di Snap On Is On Business! Shinichi di Dari Lawang Sewu Sampai Seafoo… kelik hariyanto di This is Our Fate, I’m… Kalender
-
Yang Liat Ni Blog
- 5,671 orang(s)
Buzz Me!
Do You Know Me?
About Me
Vote for me…
BBC Hari Ini!
Yahoo! Hari Ini
Detikinet Hari Ini



